Mengapa Souvenir Pernikahan Begitu Berarti?

Mengapa Souvenir Pernikahan Begitu Berarti?

Sebelum membahas lebih jauh akan arti sebuah souvenir, terutama souvenir pernikahan, mari kita bahas terlebih dulu, apa pengertian dari souvenir itu sendiri. Souvenir sendiri merupakan kata dalam bahasa Inggris, namun sudah jamak diucapkan di Indonesia. Pengertian souvenir dalam bahasa adalah cendera mata, tanda mata, atau kenang-kenangan. Souvenir secara istilah adalah sebuah benda yang biasanya berukuran kecil, dengan harga yang tidak terlalu mahal, yang diberikan, disimpan, atau dibeli sebagai pengingat akan suatu tempat, acara, atau momen tertentu yang dikunjungi.

Lalu seberapa berarti adanya souvenir di pesta pernikahan? pernikahan merupakan momen sacral yang diharapkan terjadi hanya satu kali seumur hidup. Tentu, kedua mempelai ingin mengabadikan momen bersejarah ini melalui sebuah kenag-kenangan yang diberikan kepada para tamu undangan, yang didalamnya tercantum nama dan tanggal pernikahan kedua mempelai.

Tak hanya kedua mempelai ingin souvenir tersebut menjadi pengingat akan janji sumpah setia mereka saja, namun mereka juga ingin memberikan souvenir tersebut sebagai tanda terima kasih atas kehadiran para tamu undangan yang telah berkenan hadir memberikan doa restunya kepada kedua mempelai.

Bentuk dari souvenir itu sendiri pun juga tak luput dari perhatian kedua mempelai. Mereka tentu menginginkan sesuatu yang unik, lucu, dan tentu saja bermanfaat bagi si penerima. Berawal dari situlah, para tangan-tangan kreatif menciptakan berbagai karya souvenir pernikahan yang beragam, mulai dari gantungan kunci, miniatur, kipas, talenan, centong, solet, pulpen, gelas, hingga pemotong kuku. Ini tak lepas dari harapan kedua mempelai, yang menginginkan selain souvenir tersebut menjadi pengingat acara pernikahan mereka, tapi juga bisa dimanfaatkan oleh penerima.

Memang, jika dilihat dari ukuran dan harga souvenir yang tak seberapa, mungkin akan dilupakan oleh sebagian tamu undangan, namun lihatlah akan makna arti yang tersimpan dibaliknya, yakni sebagai simbol pengingat, ungkapan terima kasih mempelai pengantin, dan juga permintaan doa restu kedunya. Jadi. Pernikahan tanpa hadirnya sebuah souvenir, kurang begitu berkesan dan belum sempurna, ibarat pepatah berkata ‘layaknya sayur tanpa garam’.

Halo Kak, Ada yang bisa kami bantu?
Kirim via WhatsApp